www.radarharian.id – Penghargaan Ballon d’Or selalu menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola. Setiap tahunnya, penghargaan ini diberikan kepada pesepak bola terbaik berdasarkan prestasi mereka selama satu musim, dan tahun ini Ousmane Dembele menjadi pusat perhatian setelah meraih gelar tersebut.
Ballon d’Or 2025, yang diadakan di Paris, menandai pencapaian bersejarah bagi Dembele, yang sukses membawa Paris Saint-Germain meraih juara Liga Champions. Kemenangannya tak hanya mengukuhkan posisinya di dunia sepak bola, tetapi juga menambah daftar panjang pemain Prancis yang telah meraih penghargaan ini.
Di tengah persaingan yang ketat, Dembele berhasil mengalahkan bintang-bintang lain dan menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi tak pernah sia-sia. Pada usia 28 tahun, prestasinya patut dicatat sebagai salah satu yang terbaik dalam karirnya.
Dalam acara penghargaan yang diadakan di Theatre du Chatelet, Paris, pada tanggal 23 September 2025, Dembele menerima penghargaan dengan rasa syukur. Ia menjadi pemain keenam asal Prancis yang mendapatkan Ballon d’Or, mengikuti jejak para legenda sepak bola sebelumnya.
Baca juga: Dembele tak pernah jadikan Ballon d’Or tujuan utama kariernya.
Ousmane Dembele dan Keberhasilannya Meraih Ballon d’Or 2025
Dari sekian banyak pemain yang bersaing, Ousmane Dembele berhasil mencuri perhatian. Dengan total 35 gol yang dicetaknya di semua kompetisi, ia memainkan peran krusial dalam kesuksesan PSG meraih treble. Keberhasilannya di Liga Champions menunjukkan kualitas dan keterampilannya yang luar biasa di lapangan.
Kemenangan ini juga menjadi simbol kebangkitan bagi Dembele, yang sebelumnya mengalami masa-masa sulit akibat cedera. Dia menunjukkan keteguhan dan semangatnya, yang menjadikannya inspirasi bagi banyak pemain muda di dalam dan luar lapangan.
Setelah diumumkan sebagai pemenang, Dembele berbagi momen bahagia dengan rekan-rekannya di tim. Mereka semua turut merayakan pencapaian bersejarah ini, yang merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi dalam tim.
Di sisi lain, para pengamat dan ahli sepak bola menilai bahwa pencapaian Dembele bukanlah kebetulan. Dia dikenal sebagai pemain yang memiliki kecepatan, teknik, dan kreativitas yang menjadikannya salah satu penyerang paling ditakuti di dunia.
Baca juga: Pelatih PSG, Luis Enrique raih Johan Cruyff Trophy 2025.
Sejarah Panjang Ballon d’Or Sejak Diperkenalkan
Ballon d’Or diperkenalkan pada tahun 1956 oleh jurnalis Gabriel Hanot, yang pada awalnya menghargai pemain-pemain asal Eropa saja. Seiring berjalannya waktu, penghargaan ini semakin berkembang dan memasukkan pemain dari seluruh dunia, dengan George Weah menjadi yang pertama dari luar Eropa pada tahun 1995.
Penghargaan ini tidak hanya menghargai bakat individu, tetapi juga prestasi tim. Pemain yang meraih Ballon d’Or biasanya adalah mereka yang membawa timnya meraih kesuksesan di liga domestik maupun kompetisi internasional.
Pada tahun 2020, sempat terjadi keanehan ketika penghargaan ini dibatalkan karena pandemi COVID-19. Namun, setelahnya, Ballon d’Or kembali diadakan dan memunculkan bintang-bintang baru dengan kemampuan luar biasa dalam setiap edisinya.
Sepanjang sejarahnya, Ballon d’Or telah mencatatkan banyak nama besar dalam dunia sepak bola, dari Stanley Matthews pada tahun 1956 hingga Lionel Messi, yang menjadi pengoleksi terbanyak gelar ini dengan total delapan kali. Pencapaian Dembele adalah bagian dari sejarah panjang tersebut.
Baca juga: Daftar lengkap rangking dan pemenang Ballon d’Or 2025.
Daftar Pemenang Ballon d’Or Sejak Diperkenalkan Hingga Sekarang
Sejak dimulainya Ballon d’Or, banyak pemain yang telah mempersembahkan bakat dan dedikasinya di lapangan hijau. Dari zaman ke zaman, penghargaan ini telah masing-masing mencetak sejarah, dengan para pemenangnya menjadi simbol kesuksesan dalam sepak bola.
List di bawah ini mencakup beberapa pemenang bergengsi dalam sejarah Ballon d’Or :
- 1956 – Stanley Matthews (Inggris)
- 1966 – Bobby Charlton (Inggris)
- 1983 – Michel Platini (Prancis)
- 2009 – Lionel Messi (Argentina)
- 2025 – Ousmane Dembele (Prancis)
Pemenang Ballon d’Or tidak hanya berasal dari Eropa saja, melainkan juga dari Amerika Selatan, Afrika, dan berbagai benua lain. Hal ini menggambarkan keberagaman dan jangkauan global olahraga sepak bola.
Kehadiran Dembele dalam daftar ini menambah kehormatan bagi negara asalnya, Prancis, yang memiliki tradisi sepak bola yang kaya. Perayaan atas pencapaian ini bukan hanya merupakan kemenangan pribadi, tetapi juga merupakan momen besar bagi seluruh komunitas sepak bola Prancis.
Keberhasilan ini diharapkan mendorong generasi muda untuk terus bercita-cita dan bekerja keras dalam mencapai impian mereka di bidang olahraga.
Baca juga: Donnarumma raih Yashin Trophy 2025, samai prestasi Emiliano Martinez.





























