www.radarharian.id – Danielle Marsh, dikenal luas sebagai Danielle, menjadi sorotan publik setelah kontraknya dengan agensi ADOR, yang menaungi grup NewJeans, berakhir. Keputusan tersebut mengejutkan banyak penggemar dan menimbulkan berbagai spekulasi mengenai masa depannya di industri musik.
Pihak agensi mengumumkan pemutusan kontrak secara resmi, menjelaskan adanya pelanggaran yang dianggap serius. Hal ini memicu perdebatan di kalangan penggemar dan analis industri mengenai alasan di balik keputusan drastis ini.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas lebih dalam mengenai Danielle, perjalanan karirnya, serta kasus yang mengakibatkan pemecatannya dari grup yang membesarkan namanya. Bagaimana Danielle merintis karirnya dan tantangan apa saja yang harus dia hadapi dalam perjalanan tersebut?
Profil dan Latar Belakang Danielle Marsh
Danielle June Marsh lahir pada 11 April 2005 di Newcastle, New South Wales, Australia. Memiliki latar belakang yang kental dengan budaya Korea dan Australia, ia fasih berbahasa Inggris dengan aksen yang khas, banyak yang mengagumi kemampuannya berkomunikasi.
Nama Korea Danielle adalah Mo Ji Hye. Selama masa kecilnya, ia tinggal di Gyeonggi, Korea Selatan, selama tiga tahun sebelum kembali ke Australia untuk mengikuti ayahnya yang bekerja di sana. Pengalaman beragam budayanya membuatnya berbeda di industri hiburan.
Awal Karir Danielle di NewJeans
Karir Danielle di dunia hiburan Korea dimulai pada tahun 2020 ketika ia berhasil lolos audisi dan bergabung sebagai trainee di ADOR. Dia terpilih melalui ajang Plus Global Audition, yang diselenggarakan oleh BigHit Music dan Source Music, menunjukkan bakat dan daya tariknya yang luar biasa.
Debutnya bersama NewJeans terjadi pada tahun 2022, bersamaan dengan empat anggota lainnya: Minji, Hanni, Haerin, dan Hyein. Lagu pertama mereka, “Attention”, menjadi hit dan berhasil mengantarkan NewJeans meraih berbagai penghargaan, termasuk “Best K-Pop Song”.
Danielle juga terlibat dalam proses penulisan lagu “Attention”, yang lebih menambah popularitasnya. Pada tahun 2023, ia menyuarakan karakter dalam film “The Little Mermaid” versi live action dalam bahasa Korea, menunjukkan kemampuannya yang luas di berbagai bidang.
Kronologi Kasus Danielle dan Pemecatannya dari NewJeans
Hari Senin, 29 Desember, menjadi momen penting ketika ADOR mengumumkan pemutusan kontrak Danielle. Dalam pernyataannya, pihak agensi menekankan bahwa pelanggaran kontrak menjadi alasan utama keputusan tersebut. Ini menandai akhir karirnya dalam grup yang banyak dikenal oleh penggemar.
Selain pemutusan kontrak, ADOR juga meminta ganti rugi dengan penilaian nilai penalti mencapai ₩108 miliar won atau sekitar Rp1,1 triliun. Konsekuensi ini diambil dari proyeksi pendapatan agensi selama sisa masa kontrak yang seharusnya berjalan hingga 2029.
Danielle pernah terlibat dalam berbagai kontroversi yang menyeret namanya. Salah satu yang paling dikenal adalah saat ia disebutkan menggunakan istilah “Chinese New Year” untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Hal ini memunculkan reaksi negatif di tengah ketegangan politik antara Korea dan Tiongkok.
Selanjutnya, pada tahun 2024, Danielle dan anggota NewJeans lainnya terlibat dalam konflik antara HYBE dan ADOR. Mereka mendukung Min Hee Jin, seorang petinggi ADOR, yang membuat situasi semakin rumit dalam hubungan kerja mereka.
Menjelang akhir tahun 2024, mereka juga dituduh melanggar kontrak eksklusif dengan agensi. Tuduhan tersebut berkenaan dengan penerimaan tawaran kerja sama yang tidak disetujui oleh ADOR, termasuk endorsement jam tangan mewah, yang semakin memperburuk citra mereka di mata publik.
Baca juga: ADOR akhiri kontrak Danielle di NewJeans
Baca juga: Danielle ex-NewJeans jadi sukarelawan pada hari pemutusan kontrak
Baca juga: Danielle eks NewJeans terancam ganti rugi mencapai miliaran won
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita.





























