www.radarharian.id – Nama Santiago Montiel kini mencuri perhatian dalam jagat sepak bola setelah dianugerahi FIFA Puskas Award 2025. Penyerang sayap dari Club Atlético Independiente itu berhasil meraih penghargaan berkat gol salto yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia tahun ini.
Pengumuman kemenangan Montiel terjadi pada malam penghargaan The Best FIFA Football Awards 2025 yang digelar di Doha, Qatar. Gol yang menjadikannya pemenang Puskas Award ini terjadi saat pertandingan melawan Independiente Rivadavia pada 11 Mei 2025.
Dalam laga tersebut, Montiel mencetak gol spektakuler melalui tendangan overhead kick menggunakan kaki kirinya dari luar kotak penalti. Memikatnya gol ini tidak hanya menarik perhatian para fan, tetapi juga jajaran pejabat FIFA yang memberi apresiasi tinggi.
Baca juga: Lizbeth Ovalle sabet penghargaan Marta Award 2025
Profil dan kehidupan pribadi Santiago Montiel
Santiago Montiel lahir pada 22 November 2000, di Gregorio de Laferrere, Buenos Aires. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat mencintai olahraga sepak bola, yang jelas mempengaruhi kariernya di masa depan.
Menariknya, Montiel adalah sepupu dari Gonzalo Montiel, bek tim nasional Argentina yang mempunyai peran penting dalam kemenangan Argentina di Piala Dunia 2022. Saat ini, Santiago berposisi sebagai penyerang sayap kanan dengan tinggi badan 166 sentimeter.
Pemain berusia 25 tahun ini dikenal dengan akselerasi dan kemampuan bergeraknya yang cepat. Gaya bermainnya yang agresif menunjukkan keberanian untuk menembus pertahanan lawan, menjadikannya salah satu talenta yang diperhitungkan di liga.
Di luar lapangan, kehidupan Montiel terlihat bahagia. Ia telah menikah dengan Micaela Florencia dan bersama mereka sudah dikaruniai seorang putra bernama Valentino, lahir pada Januari 2024. Kehidupan keluarga ini memberi warna lain dalam perjalanan kariernya sebagai atlet.
Baca juga: Maroko juara Piala Arab FIFA 2025 setelah kalahkan Yordania 3-2
Perjalanan karier sepak bola Santiago Montiel
Karier profesional Montiel dimulai di akademi River Plate U20, di mana ia menunjukkan bakatnya sejak dini. Setelah itu, ia dipromosikan ke River Plate II pada Agustus 2020 dan segera mencuri perhatian banyak pihak.
Dua tahun setelahnya, Montiel melakukan perpindahan ke Argentinos Juniors II sebagai pemain bebas transfer. Di sana, ia mulai menembus tim utama Argentinos Juniors pada awal 2023, di mana performanya cukup menjanjikan.
Selama berseragam Argentinos Juniors, Montiel mencatatkan 52 penampilan dan memberikan kontribusi dengan mencetak empat gol. Penampilan tersebut membuka jalan baginya untuk bergabung dengan Club Atlético Independiente pada 14 Agustus 2024.
Di Independiente, Montiel semakin menunjukkan performa gemilang, tampil dalam 40 pertandingan dan mencetak tujuh gol di berbagai kompetisi hingga tahun 2025. Dengan nomor punggung 7, ia menjadi salah satu pemain kunci tim.
Baca juga: FIFA umumkan total hadiah Piala Dunia 2026 naik 50 persen
Kemenangan Santiago Montiel di Puskas Award 2025
Gol salto yang dicetak Montiel dalam pertandingan melawan Independiente Rivadavia menjadi sorotan utama dalam kariernya. FIFA menyebut aksi tersebut sebagai perpaduan teknik, kelincahan, dan keterampilan yang luar biasa.
Santiago mengaku bahwa gol tersebut tercipta secara spontan, mengatakan, “Saya tidak memikirkannya, saya hanya menendangnya,” yang menunjukkan sifat alami dari seorang atlet berkualitas. Kemenangan ini juga menandai pencapaian besar baginya sebagai pemain profesional.
Montiel menjadi pemain Argentina ketiga yang berhasil meraih Puskas Award, menyusul pendahulunya, Erik Lamela dan Alejandro Garnacho. Menariknya, ia juga menjadi pemain kedua dari Argentina yang memenangkan penghargaan secara beruntun setelah Garnacho pada tahun lalu.
Pihak FIFA menyebut periode penilaian Puskas Award mencakup gol yang tercipta antara 11 Agustus 2024 hingga 2 Agustus 2025. Sebelum menetapkan pemenang, FIFA merilis daftar 10 kandidat gol terbaik, termasuk nama-nama seperti Declan Rice dan Lamine Yamal.
Proses penentuan pemenang dilakukan melalui pemungutan suara yang melibatkan penggemar dan panel FIFA Legends, dengan bobot masing-masing 50 persen. Transparansi adalah hal yang dijunjung tinggi dalam proses ini sehingga semua pihak merasa terwakili.
Gianni Infantino, Presiden FIFA, juga memberikan ucapan selamat kepada Montiel. Ia menyebut gol akrobatik yang dicetak Montiel sebagai salah satu yang layak mendapatkan penghargaan Puskas berkat kualitas teknik dan keberaniannya di lapangan.
Baca juga: Daftar lengkap pemenang FIFA The Best Award 2025
Baca juga: PSG ingin terus ukir sejarah dengan rebut Piala Interkontinental





























