www.radarharian.id – Komjen Polisi (Purn) Akhmad Wiyagus baru saja dilantik sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri oleh Presiden Prabowo Subianto. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dalam suasana yang penuh harapan akan masa depan pemerintahan yang lebih baik.
Pelantikan ini diresmikan melalui Keputusan Presiden Nomor 32 M Tahun 2025, yang menegaskan pengangkatan Wakil Menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai sosok Akhmad Wiyagus dan latar belakangnya yang kaya akan pengalaman.
Sebelum menjabat sebagai Wamendagri, Wiyagus memiliki karir yang cemerlang di dunia kepolisian. Ia dikenal tidak hanya karena dedikasi dan disiplin, tetapi juga prestasi luar biasa dalam berbagai jabatan yang pernah diembannya.
Profil dan Latar Belakang Pendidikan Akhmad Wiyagus
Akhmad Wiyagus lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 23 September 1967. Ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian angkatan 1988 dengan spesialisasi di bidang reserse, menunjukkan ketajaman intelect dan kemampuannya dalam penegakan hukum.
Selain itu, Wiyagus juga meraih gelar Doktor Hukum dari Universitas Trisakti, yang memperkuat fondasi akademisnya di bidang hukum. Pendidikan yang baik ini menjadi modal penting bagi perjalanan karirnya di institusi kepolisian.
Jalur Karir yang Menginspirasi di Kepolisian
Dari awal karirnya, Wiyagus dikenal sebagai sosok yang disiplin dan berdedikasi tinggi. Ia memulai karier sebagai Kasat Sabhara Polres Pandeglang pada tahun 1992, yang menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan dan keamanan masyarakat.
Sejak saat itu, ia terus menanjak dengan menduduki berbagai posisi strategis, seperti Kapolsek Margacinta dan Kapolsek Regol. Hal ini menegaskan kemampuannya untuk mengelola tantangan yang ada dalam institusi kepolisian.
Berikut adalah beberapa posisi penting yang pernah ia jabat:
- Kasubbag Binops Narkoba Diserse Polda Sumsel (2000)
- Kabag Serse Polwil Bangka Belitung (2000)
- Pamen STW Lemdiklat Polri (2003)
- Pamen Polda Sumsel (2004)
- Kasatgas Penyidik KPK (2006)
- Direktur Pengaduan Masyarakat KPK (2007)
- Kapolres Sumedang (2008)
- Kanit II Tipidkor Bareskrim (2010)
Posisi-posisi tersebut tidak hanya menunjukkan keahlian Wiyagus, tetapi juga dedikasinya dalam berbagai aspek penegakan hukum. Puncak karirnya adalah saat ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Barat (2023-2025), di mana ia berhasil membawa perubahan signifikan dalam kepolisian daerah.
Pencapaian dan Penghargaan yang Diraih
Dedikasi Wiyagus dalam menjalankan tugasnya tidak luput dari perhatian. Ia menerima Hoegeng Awards 2022 dalam kategori Polisi Berintegritas pada peringatan Hari Bhayangkara ke-76. Penghargaan ini mengukuhkan reputasinya sebagai sosok yang berkomitmen kuat terhadap integritas dalam institusi kepolisian.
Pada 13 April 2025, ia diangkat sebagai Asisten Kapolri Bidang Operasi sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri. Perjalanan ini menunjukkan bahwa reputasi dan kualitas kepemimpinannya sudah diakui oleh banyak pihak.
Makna dan Harapan dari Pelantikan Sebagai Wamendagri
Pelantikan Akhmad Wiyagus sebagai Wamendagri disaksikan oleh banyak pihak dan diikuti dengan pengucapan sumpah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Sumpah ini mencerminkan komitmennya untuk menjalankan UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya akan setia dan memegang teguh UUD Negara RI Tahun 1945 demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ungkap Wiyagus dalam pengucapan sumpahnya. Komitmen ini memberikan harapan baru bagi masyarakat akan kepemimpinan yang bersih dan efektif.
Masyarakat berharap agar Wiyagus dapat membawa semangat reformasi yang diinginkan dalam pemerintahan. Diharapkan dedikasinya akan memperbaiki pelayanan publik dan mendorong pembangunan di berbagai sektor.
Baca juga: Harapan untuk Pembangunan Daerah di Tangan Wamendagri yang Baru
Baca juga: Reformasi Pelayanan Publik: Agenda Utama Wamendagri Akhmad Wiyagus
Baca juga: Akhmad Wiyagus dan Tantangan di Posisi Wamendagri





























